Mengenal Tradisi Sinoman dalam Pernikahan Adat Jawa
- Mia
- 23 Mei 2024
- 5 menit membaca
Diperbarui: 15 Okt 2024

Setelah mengupas beberapa hal tentang kartu nikah digital dan kain bridesmaid yang bagus, kali ini Yes I Do akan mengajak kamu membahas tradisi sinoman. Yuk langsung simak penjelasan selengkapnya!
Siapa di antara kalian yang belum tahu apa itu sinoman? Sinoman atau nyinom merupakan tradisi masyarakat Jawa yang biasanya dilaksanakan dalam acara keagamaan, upacara kematian sampai resepsi pernikahan.
Sinoman mempunyai makna mendalam. Tradisi ini juga memberikan banyak kebaikan bagi masyarakat yang masih menjalaninya. Oleh karena itu, mari kita awali pembahasan ini dengan pengertian tradisi sinoman.
Baca juga: 10 Inspirasi Baju Pengantin Adat Jawa Modern
Apa yang Dimaksud Tradisi Sinoman?

Tradisi sinoman terdapat di daerah di Jawa sejak abad ke-14. Istilah sinoman berasal dari kata “sinom” yang artinya masa remaja. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian sinoman adalah sekelompok pemuda yang membantu keluarga yang sedang mempunyai hajat.
Sinoman membantu melayani para tamu dengan menyajikan makanan dan minuman sebagai tanda penghormatan. Mereka ini tak dibayar, lantaran tradisi sinoman merupakan perwujudan gotong royong di kalangan masyarakat Jawa.
Saat melayani tamu, sinoman wajib menjaga etiket dan tatakrama pernikahan. Tak boleh mengantar makanan dan minuman secara sembarangan, mereka harus sopan dalam berbicara juga berpakaian agar para tamu merasa dihargai.
Aktivitas yang dilakukan oleh sinoman itulah yang disebut nyinom. Pada praktik sesungguhnya tradisi sinoman di Jawa, sinoman bukan hanya sekelompok pemuda pemudi saja. Bapak-bapak dan ibu-ibu pun sering terlibat untuk nyinom, terutama dalam acara resepsi pernikahan tetangga atau sanaknya.
Biasanya sinoman laki-laki bertugas untuk mendirikan tenda, menyajikan makanan, menata meja dan kursi, lalu mempersiapkan acara agar berjalan lancar. Sementara itu, sinoman perempuan fokus pada kegiatan memasak bahan makanan di dapur.
Ya, seiring perubahan tren pernikahan, peran sinoman tergantikan oleh penyedia jasa wedding organizer terutama di kota besar. Namun tradisi nyinom tak sepenuhnya hilang kok, karena masyarakat perdesaan masih sering melakukannya.
Dalam sebuah platform blog dan publikasi online, seseorang pernah menceritakan pengalaman nyinomnya. Katanya, dalam karang taruna di kampung halaman, dia dan teman-temannya sering membantu tetangga yang menggelar hajatan.
Rentang usia sinoman antara 17 sampai 23 tahun. Ketika terpanggil untuk membantu, mereka benar-benar kompak datang tanpa komando apa pun. Padahal alat komunikasi saat itu belum semaju saat ini.
Membantu tetangga yang menggelar hajatan seakan sudah menjadi kewajiban bagi sinoman. Mereka datang dengan pakaian rapi, dan langsung bersiap di dapur. Apabila tak datang, muncul rasa pekewuh atau tak enak hati pada tetangga dan rekan yang lain.
Nah, sekarang kamu sudah tahu apa itu tradisi sinoman, serta cerita pengalaman seseorang yang sudah pernah melakukannya. Selanjutnya, mari kita bahas manfaat yang diberikan oleh tradisi warisan leluhur ini.
7 Manfaat Tradisi Sinoman Jawa

Banyak tradisi pernikahan Jawa yang menghidupkan kebersamaan, termasuk ngunduh mantu dan sinoman. Mereka yang melaksanakannya dalam acara acara keagamaan, upacara kematian dan resepsi pernikahan. akan mendapatkan keutamaan berikut ini.
Meningkatkan semangat saling membantu dan gotong royong.
Membantu meringankan beban pemilik acara.
Mempererat tali silaturahmi.
Menjunjung tinggi rasa kebersamaan, solidaritas dan kerukunan.
Menanamkan tanggung jawab secara sukarela.
Menanamkan nilai-nilai tradisional masyarakat Jawa.
Membiasakan diri menjaga etika dan tata krama ketika melayani tamu.
Itulah keutamaan tradisi sinoman bagi semua orang yang melakukannya. Namun sayangnya, menerapkan tradisi sinoman zaman sekarang bukan hal yang gampang, terutama bagi masyarakat urban di kota-kota besar.
Tetangga dan sanak mempunyai kesibukan masing-masing yang membuat mereka tak bersedia membantu. Sebagai solusinya, kita pun meminta tolong petugas katering untuk membuat serta menyajikan hidangan spesial. Contohnya mulai dari kue hantaran lamaran adat Jawa sampai hidangan prasmanan.
Bedanya adalah, sinoman membantu secara sukarela tanpa dibayar, sedangkan petugas katering perlu dihargai secara profesional. Nah, apabila kamu perlu mengganti peran sinoman dengan petugas katering, sebaiknya ikuti tips berikut!
Tips Mengganti Peran Sinoman dengan Petugas Katering

Perhitungkan Budget dan Tentukan Jumlah Tamu Undangan
Membuat dan menyajikan hidangan adalah elemen penting dalam acara pernikahan. Anggaran dana sebagian besar pasti diperuntukkan untuk menjamu para tamu undangan dengan makanan dan minuman spesial.
Jadi, pastikanlah kamu mempunyai dana khusus untuk jasa boga ini. Perhitungkan dengan seksama jumlah undangan dan budget yang dimiliki untuk menggunakan katering. Sebaiknya, jangan terlalu banyak memilih jenis makanan.
Kemudian, jangan menghabiskan anggaran dana untuk katering hingga 100%, tetapi setidaknya sisakan minimal 10% dari budget. Kalau mau super hemat, Yes I Do sudah menyiapkan paket wedding murah mulai tiga puluh jutaan lho.
Survei Menu
Memang betul sebaiknya jangan terlalu banyak memilih jenis makanan agar anggaran dana tetap aman. Namun itu bukan berarti kita harus memilih paket katering asal-asalan tanpa pertimbangkan matang ya.
Pilihlah katering dengan paket yang beragam, sehingga kamu mempunyai banyak opsi. Apabila paket catering yang ditawarkan terlalu sedikit, kamu tak akan puas menjamu para tamu yang hadir ke pesta pernikahanmu.
Sebagai bahan patokan, katering yang bagus biasanya mempunyai minimal tujuh sampai delapan paket. Lalu, jangan lupa memastikan catering terpilih mempunyai reputasi bagus ya, karena itu cari tahu testimoni klien katering sebelumnya.
Lakukan Food Testing
Sudah menemukan beberapa kandidat catering yang recommended? Baik, langkah kamu selanjutnya adalah memastikan cita rasa hidangan yang dimasak oleh chef jasa boga dengan cara mencicipinya atau test food.
Inti dari test food adalah mencoba hidangan dan menyesuaikannya dengan selera kamu. Pada saat melakukan ini, sebaiknya ajak beberapa orang dengan selera yang bagus mengenai food and beverages.
Selain memperhatikan cita rasa, cek juga porsi sajiannya. Jangan sampai terlalu sedikit untuk mengantisipasi para tamu undangan yang lapar, ataupun terlalu banyak yang pada akhirnya menyebabkan food waste.
Paket Exclusive Kami
Pastikan Pengolahan Hidangan Higienis
Setelah mengetahui cita rasa dan porsi hidangan, berikutnya kamu harus memastikan pengolahan makanan dan minuman higienis. Jangan pernah mengabaikan hal-hal yang berkaitan dengan aspek kesehatan dan kebersihan.
Catering terpilih wajib menyajikan makanan dan minuman yang baik untuk disantap. Jika menyajikan hidangan dengan kualitas rasa, porsi dan kebersihan yang bagus, otomatis para tamu akan memberikan kesan positif.
Terakhir, perhatikan kualitas pelayanan pelanggan katering tersebut. Ini sangat penting, karena petugas katering mengganti peran sinoman untuk melayani para tamu undangan dengan ramah dan bersahabat.
Tips Memilih Sinoman untuk Pernikahan Adat Jawa
Untuk kamu yang masih ingin menggunakan tradisi sinoman dalam pernikahanmu, sebaiknya kamu memerhatikan beberapa hal dalam memilih sinoman. Memilih sinoman yang tepat untuk pernikahan adat Jawa merupakan hal penting untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan acara. Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda:
1. Pertimbangkan Jumlah Tamu dan Budget
Jumlah Tamu: Perkirakan jumlah tamu undangan yang akan hadir untuk menentukan berapa banyak sinoman yang dibutuhkan. Hal ini penting untuk menghindari kekurangan tenaga atau kelebihan makanan.
Budget: Diskusikan budget yang Anda sediakan untuk sinoman dengan keluarga dan kerabat. Pertimbangkan biaya bahan makanan, peralatan masak, dan upah sinoman (jika ada).
2. Pilih Sinoman yang Berpengalaman
Tanyakan kepada keluarga, kerabat, atau tetangga yang pernah menggunakan jasa sinoman untuk mendapatkan rekomendasi.
Cari tahu pengalaman sinoman dalam menangani pernikahan adat Jawa dan jenis hidangan yang mereka sajikan.
Pastikan sinoman memiliki reputasi yang baik dan terpercaya.
3. Pertimbangkan Jenis Hidangan
Pilihlah sinoman yang menyajikan hidangan yang sesuai dengan adat dan tradisi pernikahan Jawa.
Pastikan sinoman dapat menyediakan hidangan dalam jumlah yang cukup untuk semua tamu.
Diskusikan menu hidangan dengan sinoman dan pastikan mereka dapat memenuhi permintaanmu.
4. Koordinasi dan Komunikasi yang Jelas
Adakan pertemuan dengan sinoman untuk membahas detail acara pernikahan, seperti tanggal, jam, lokasi, jumlah tamu, dan menu hidangan.
Pastikan Anda dan sinoman memiliki pemahaman yang sama tentang ekspektasi dan tanggung jawab masing-masing.
Jalin komunikasi yang terbuka dan jelas dengan sinoman untuk menghindari kesalahpahaman.
5. Fleksibilitas dan Kemampuan Beradaptasi
Sadarilah bahwa ada kemungkinan hal-hal yang tidak terduga terjadi selama acara pernikahan.
Pilihlah sinoman yang fleksibel dan mampu beradaptasi dengan situasi yang berubah.
Berikan keleluasaan kepada sinoman untuk mengatur jalannya acara dengan tetap mengikuti arahanmu.
●●●
Itulah informasi lengkap tentang tradisi sinoman yang berkembang di pernikahan adat Jawa. Semoga informasi dari Yes I Do bermanfaat untukmu!
Untuk kamu yang sedang mempersiapkan pernikahan, dan masih bingung mencari venue juga vendor lainnya, coba kamu tengok all-in wedding package dari Yes I Do. Sesuai dengan namanya, paket pernikahan lengkap ini sudah termasuk venue, wedding planner/oraganizer dan vendor penting lainnya.
Terus, pastinya, all-in wedding package dari Yes I Do ini juga terjangkau, jadi kamu dan pasangan bisa mewujudukan pernikahan impian kalian dengan budget yang ramah. Jadi, langsung saja hubungi tim Yes I Do di sini untuk bisa berkonsultasi secara gratis tentang rencana dan kebutuhan pernikahanmu, ya!
コメント